Bolehkah melakukan Test PCR dan Rapid Antigen Saat Berpuasa?

Wilujeng enjing, wargi Jawa Barat!
Tahukah kamu bahwa pada tanggal 7 April 2021 Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan Fatwa MUI Nomor 23 Tahun 2021 tentang Hukum Tes Swab untuk Deteksi COVID-19 saat Berpuasa. Dalam Fatwa tersebut, MUI memutuskan bahwa Test Swab dan Rapid Antigen tidak membatalkan puasa.

Keputusan tersebut didasari bahwa sampel tes swab diambil lewat nasofaring, bagian atas tenggorokan dan belakang hidung, juga orofaring, saluran antara mulut dan tenggorokan. Saat pengambilan sampel, tidak ada cairan yang masuk ke dalam tubuh dan dipastikan juga tidak menyebabkan muntah sebab dakron untuk mengambil sampel itu steril. Jadi, bagi wargi yang hendak melakukan test usap baik melalui hidung maupun tenggorokan, tidak usah ragu lagi ya!

Pastikan juga apabila hendak shalat tarawih dan tadarus di masjid, jemaah maupun pengurus harus melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, membawa peralatan sholat sendiri, menjaga jarak serta menghindari kerumunan guna menghindari risiko penularan COVID-19.

1 Like