GeNose, Inovasi Pertama Karya Anak Bangsa untuk Mendeteksi Covid-19

View this post on Instagram

@kementerianristekbrin melalui Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 siap mendorong hilirisasi produk inovasi dan menyinergikan dengan berbagai lembaga dan instansi terkait. Berbagai produk inovasi karya anak bangsa telah diciptakan untuk membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19 di Indonesia. @ugm.yogyakarta bekerja sama dengan @binofficial_ri, @tni_angkatan_darat, dan pihak swasta antara lain PT Hikari, PT YPTI, PT Stechoq, PT Nanosense Instrument, dan PT Swayasa Prakarsa mengembangkan alat deteksi Covid-19 yang disebut GeNose. GeNose merupakan teknologi pengendus elektronik cepat dan berbiaya rendah, serta dengan sensitivitas tinggi untuk mendeteksi Covid-19 melalui embusan napas. Inovasi pertama di Indonesia ini terhubung dengan sistem cloud computing untuk mendapatkan hasil diagnosis secara real time. Saat ini GeNose akan memasuki tahap uji klinis yang akan dilakukan secara bertahap dan tersebar di sejumlah rumah sakit di Indonesia. @kementerianristekbrin siap mendukung penuh pelaksanaan uji klinis tahap kedua, termasuk dukungan pembiayaan. Sehingga pengembangan GeNose pada bulan desember diharapkan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat luas. Bagaimana komentar #KawanIptek mengenai inovasi deteksi melalui embusan nafas ini? Tulis komentar #KawanIptek di kolom komentar yah. #GeNose #PendeteksiCovid19 #DeteksiMelaluiEmbusanNafas #KonsorsiumCovid19 #Inovasi #InovasiAtasiCovid19 #InovasiIndonesia #HilirisasiProdukInovasi #KaryaAnakBangsa #KemenristekBRIN #UGM #BIN #TNIAD #Indonesia

A post shared by #InovasiIndonesia (@kementerianristekbrin) on Sep 25, 2020 at 10:21pm PDT