Pantauan isolasi mandiri

Selamat siang saya salah satu orang yang sedang isolasi mandiri d rumah. Apakh selama isoman tidak ada yg pantau dari puskesmas atau supplay obat atau vitaminnya?

Selamat siang akang @Dani1. Mohon aktif melapor dan komunikasikan langsung ke puskesmas atau via aplikasi Pikobar untuk lapor mandiri terkait kondisi akang. hatur nuhun.

Untuk mengajukan pertanyaan wajib mengisi data berikut:

Nama Lengkap : Aditama Juniardi
Nomor Hp : 085659112572
Pekerjaan : wiraswaata
Kelurahan/Desa : Antapani Kidul
Kecamatan : Antapani
Kabupaten/Kota : Kota Bandung

Detail pertanyaan lengkap :

Selamat pagi.
Saya salah satu anggota keluarga yg tidak kontak dan tidak serumah dengan keluarga (positif).
Dirumah keluarga saya tinggal 19org / 3 kartu keluarga (9 org dewasa, 10 anak").
Salah satu anak ada yg demam tgl 15 juni, lalu dibawa ke puskesmas jajaway, setelah dites antigen, dinyatakan reaktif. Sehingga semua org yg ada di rumah harus dites jg. Dr 19 org terdapat 5 org yg reaktif (1 dewasa, 1 lansia, 3 anak").
Disaranin isoman sambil menunggu jadwal pcr.
Sampai hari ini baru 3 dewasa yg dites (belum ada hasil), sisanya 16 org lg belum tau jadwalnya kapan.
Sudah lapor pihak rt dan rw (disaranin isoman jg).
Ada dr kelurahan kemarin sabtu dtg bwt ngecek didampingi rw, cuma ngasih vitamin sma bilang “rumahnya 2lantai, jadi isoman aja tp dipisah dgn yg reaktif”.

Cuma yg jadi keresahan keluarga saat ini, kondsi di rumah itu sudah tidak memungkinkan dicampur antara reaktif dan non reaktif, krn ada 2 anak non reaktif mulai ada gejala". Tidak mnutup kmungkinan yg reaktif jd betambah karna masih bercampur dalam 1 rumah.

Lalu skrg bagaimana reaksi dan tindakan pihak terkait dlm menanggapi situasi tersebut? Yg saat ini kondsi di rumah sangat beresiko bertambahnya jumlah yg reaktif.
Tidak ada tindakan, tidak ada rujukan, tidak ada arahan, tidak ada sosialisasi, intinya kurang sigap pihat terkaitnya.

Yg saya tau, ketika ada yg reaktif/positif, apalagi jumlahnya lebih dr 1 dan skrg kondisinya bercampur dgn non reaktif, harusnya ada tindakan untuk memindahkan yg reaktif.
Pemda sudah ada budget untuk menangani warganya yg reaktif/positif.

Apakah skrg harus terus menunggu sampai yg reaktif bertamabah? Atau bagaimana? Krn jadwal pcr pun msh blm jelas, dll nya masih blum jelas.

Sekiranya bisa ditindaklanjuti segera, daripada yg reaktif makin bertambah, dan mmbuat jabar makin naik kasusnya. Krn tidak responsif/sigap melihat kondisi.

Semoga bisa ditindak lamjuti, terima kasih.

Alamat rumah yg bercampur antara yg reaktif dgn yg non reaktif.
(Jl. Sariwates III no.13 / 11a. Rt.03 rw.14. kode pos: 40291)

Sampurasun @adi_tama. Pertanyaan ini sudah kami jawab dikanal lain via WA. Mohon di cek berkala. Hatur nuhun.