Pelanggaran PSBB di kab. Bandung Barat

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19. Dalam PP tersebut disebutkan bahwa PSBB paling sedikit dilakukan pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Selain itu merujuk pada Maklumat yang Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020, dimana kapolri meminta masyarakat untuk tidak membuat kegiatan yang menyebabkan massa berkumpul dalam jumlah banyak. Maka rasanya sangat disayangkan bila ada masyarakat terlebih salah seorang diantaranya adalah anggota kepolisian yang akhirnya malah mengedepankan ego nya dengan mengumpulkan massa dalam rangka lamaran yang seyogiyanya bisa dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan tanpa harus menggerakan massa dalam jumlah banyak. Kejadian ini terjadi di Kabupaten Bandung Barat pada Tanggal 6 Juni 2020 tepatnya di Desa Mukapayung Kecamatan Cililin. Tidak habis disitu, disaat gubernur mengeluarkan pergub nomor 60 tahun 2020 seperti tidak habis pikir yang bersangkutan malah ingin melaksanakan pesta pernikahan (tidak hanya akad tapi juga resepsi) dengan menggunakan fasilitas disebuah gedung di cililin pada tanggal 8 Agustus 2020, yang sudah pasti mengundang ratusan orang (Hal ini ditandai dengan beredarnya undangan yang disampaikan oleh yang bersangkutan). Tentu saja sebagai awam, saya sangat takut jika kemudian pesta tersebut malah berpotensi menjadi kluster baru penyebaran COVID-19 terlebih tamu yang akan datang berasal dari zona merah seperti cibinong dan kota bogor. Maka saya harap kepada pemerintah kabupaten bandung barat atau bahkan pemerintah provinsi jawa barat untuk dapat memantau kegiatan tersebut serta secara bijak serta dapat mengambil langkah yang tepat terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Terima kasih #CORONA

Mohon informasi terkait detail warga yang dilaporkan ya. Bisa dikirim melalui PM ke saya. Hatur nuhun.