Penanganan lanjutan pasien Covid 19 dengan Status Konfirmasi tanpa Gejala

Punten saya mau tanya, tentang penanganan lanjutan setelah pasien covid yg telah dinyatakan POSITIF tapi tanpa ada gejala apapun itu penanganan lanjutannya dan prosedur kebijakannya seperti apa? Saya masih bingung, soalnya saya termasuk pasien yg dinyatakan pada hasil Swab nya positif tpi saya tidak ada gejala sama sekali sementara saya sudah di isolasi dirs selama hampir 1 bulan dan sudah diswab sbnyak 3x tpi hasil swabnya selalu menunjukan bhwa saya masih positif. Serta saya atau keluarga tidak ditunjukan hasil dari setiap Swabnya dari Rs,

Mohon kasih saran dan petunjuknya.
Terima kasih

Mohon bantuannya untuk menjawab @syara_as, hatur nuhun :pray:

Sampurasun kang @Triyogi_388

Jika sesuai protokol penanganan covid 19, pasien yang terkonfirmasi positif tanpa gejala melakukan karantina dan isolasi mandiri selama 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis terkonfirmasi.

setelah isolasi mandiri dan tidak ada gejala seperti demam (≥38oC) atau riwayat demam;
dan disertai salah satu gejala/tanda penyakit
pernapasan seperti: batuk/sesak nafas/sakit
tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga
berat, pasien bisa langsung mengakhiri masa karantina / isolasi mandirinya, kriteria untuk dipulangkan dari rumah sakit adalah:

a. Seseorang dengan status kasus suspek dengan hasil pemeriksaan RT-PCR 2 kali negatif selama 2 hari berturut-turut dengan selang waktu >24 jam.
b. Seseorang dengan status kontak erat yang telah menyelesaikan masa karantina selama 14 hari.

Sumber: PEDOMAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN CORONAVIRUS DISEASE 2019 (COVID-19), Kementerian kesehatan RI, Juli 2020

Punten dok kalau di Jabar sendiri bagaimana ya penanganan untuk yang kontak erat, sudah swab mandiri dan hasilnya positif namun kini tanpa gejala? Sementara untuk isolasi mandiri di rumah tidak memungkinkan karena masih harus berbagi kamar mandi dan ada keluarga dengan risiko tinggi terinfeksi dok. Terimakasih

Sampurasun akang/teteh.

Boleh disarankan untuk mengajukan untuk tinggal di tempat karantina di kota/kab setempat yang sudah direkomendasikan oleh Fasyankes atau Dinkes setempat. Hatur nuhun.