Pengumuman korban covid-19

Untuk sebuah perusahaan yg karyawan nya ada yg positif terpapar covid-19 apakah perlu / harus perusahaan tsb mengumumkan daftar korban nya ke karyawan lain meskipun ada permintaan dari korban ybs tidak mau dipublikasikan.

Sampurasun Wargi.

Pengungkapan identitas pribadi pasien positif Corona melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Pengungkapan identitas penderita Corona secara terbuka adalah pelanggaran hak-hak pribadi. Informasi pribadi hanya bisa diungkap atas izin yang bersangkutan.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Pasal 17 huruf h dan i UU 14/2008, di mana informasi pribadi dikecualikan bila terkait dengan riwayat, kondisi anggota keluarga, perawatan kesehatan fisik dan psikis seseorang.

Perlindungan atas identitas pribadi ini juga dijamin dalam Pasal 29 huruf g UUD 1945 yang berbunyi, “setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang berada dibawah kekuasaannya serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi”.

Hatur Nuhun.

agak dilema, untuk kemudahan tracing
Kalau diumumkan, karyawan lain bisa mengetahui Dan melapor seandainya pernah kontak dengan positif.
kalau tidak diumumkan, pengurus/pengusaha Hanya mendapat informasi dari pasien (+), ada potensi lupa dsb

Betul pak, makanya kebijakan tersebut perlu pertimbangkan baik-baik oleh perusahaan. Yang terpenting tetap mematuhi aturan dan menyiapkan prosedur PSBB COVID-19 di kantor.