Sistem Pendaftaran Tes Masal PCR/RDT & PIKOBAR HOTLINE?

Saya sdh mendaftarkan diri melalui aplikasi PIKOBAR serta melakukan tes mandiri melalu Prixa sesuai alur yang terancang.

Saya mendukung kemajuan teknologi terutama jika maksud penerapannya untuk mempermudah koneksi masyarakat dan pemerintahan, spt penggunaan Prixa saat ini. Namun, sayangnya saya rasa pertanyaan-pertanyaan selama screening test ini saya rasa masih belum detil dan relevan.

Saya rasa ini sangat mengkhawatirkan dan tidak adil jika screening test sederhana ini dijadikan faktor konsiderasi/ verifikasi akses test masal gratis bagi kami masyarakat.

Seharusnya tidak hanya pertanyaan “apakah bepergian dari luar negri/kota terjangkit” saja, yg mana seringkali jika jawab bukan dr luar negri akhirnya tdk dianggap urgensi.

Namun pertanyaan-pertanyaan seperti (1) “apakah ada anggota keluarga/ dirumah yang menunjukan gejala?”, (2) “Apakah anda/anggota keluarga aktif berkegiatan diluar rumah/ada acara berkumpul?”, (3) “Apakah ada riwayat penyakit sistem pernapasan”, seharusnya dijadikan konsiderasi utama juga.

Bukankah kita semua tau, bahwa kita bisa tertular dari carrier tidak bergejela, dan yang terbaru dari WHO dan PDPI dimana mereka sdh mengingatkan utk kita semakin mawas dan hati2 krn kemungkinan virus ini “airborne”.

Jika akibat terbatasnya peralatan dan akses tes ini akan diberikan bagi yang sangat prioritas. Maka perlu juga ditambahkan “Alasan pengajuan akses fasilitas tes masal”.

Misalnya, pada kasus saya, sy sangat berharap mendapatkan akses fasilitas ini karena hampir seluruh gejala muncul, hasil test Prixa pun sdh menyatakan kemungkinan covid, juga yg paling penting adalah karena saya “satu rumah” dengan 3 lansia kesayangan saya yaitu Oma, Opa dan Uwa saya, serta anak-anak dibawah umur…

Kekhawatiran saya bermula dari tante saya (masih satu rumah) mengalami sakit flu pada minggu lalu, dan sebelumnya ia beberapa kali bepergian keluar utk berkumpul dengan teman2nya. Setelah beberapa hari, tak lama ia sembuh. Namun, saya, Uwa (62thn) dan adik sepupu (6thn) kini mengalami gejala flu yang sama. Saya pun memiliki riwayat sakit sistem pernafasan dan begitupun Uwa saya… (ditambah lagi ia berkebutuhan spesial/downsyndrome).

Merantainya gejala flu ini sangatlah wajar membuat saya khawatir bukan? Namun sedih sy tdk bisa menuliskan ini semua sbg pendukung permohonan akses rapid test di Pikobar - Prixa.

Terakhir, saya sudah coba hubungi hotlines PIKOBAR, namun bahkan hotlinenya pun tidak hot… tidak ada respon sudah 2x24 jam. Bagaimana kami seharusnya mengkomunikasikan ini semua?

Saya sangat berharap pertanyaan dan saran ini bisa sesegera mungkin terjawabkan. Saya pun memohon untuk PIKOBAR dan pemerintah lainnya utk merekonstruksi sistem ini spy lebih adil dan sigap. Tolong buat media komunikasi yg telah kalian rancang ini semakin responsif. Semoga kita semua sama2 dapat mengejar cita2 bersama utk mencegah penyebaran COVID19 dan tidak membiarkan jiwa-jiwa tersayang pergi tanpa upaya.

Terimakasih banyak. Salam.

1 Like

Terima kasih atas saran dan masukannya, akan kami sampaikan ke pihak berwenang.

Mohon maaf atas keterlambatan membalas pada hotline Pikobar karena jumlah aduan yang masuk saat ini sangatlah banyak. Mohon ditunggu. :pray:

1 Like

Sampurasun wargi Jabar

Kami sudah teruskan informasinya ke Tim Prixa, berikut beberapa tanggapannya:

Sebagai informasi, saat ini prixa sudah memberikan opsi apakah ada kontak dengan pasien yang positif dan dalam perhitungan pembobotan pun itu tidak terlewat dari pertimbangan.

Lalu untuk yang berpergian ke luar kota yang terjangkit, pertanyaan di Prixa-nya adalah: “berpergian/tinggal di kota yang menjadi transmisi lokal covid”. Jadi tidak hanya yang berpergian, tapi yang tinggal pun masuk ke dalam kriteria.

Lalu terkait riwayat penyakit sistem pernafasan juga sudah masuk ke dalam pembobotan scoring system dengan pertimbangan variabel lainnya seperti jenis kelamin, usia, dan gejala dari hasil diagnosa.

Untuk saran lainnya, akan ditambung oleh Prixa. Kami dan Tim Prixa mengucapkan terima kasih banyak atas saran dan masukannya.

Hatur nuhun.

1 Like