Tidak ada sosialisasi ke masyarakat dan menganggap sepele CoVid

Terkait sosialisasi pencegahan Covid-19 entah bagaimana di daerah saya tidak ada sama sekali… warga masih banyak yang tidak tau apa itu covid 19. dan covid 19 di anggap sepele sekali, warga masih beraktivitas seperti biasa. yang pakai masker di anggap aneh. Dari pihak aparatur desa tidak ada pergerakan hanya ada penyemprotan sekali tanpa menjelaskan apa apa. lurahnya saja seakan menghilang entah kemana. mohon bantuannya harus bagaimana. Karna di daerah saya banyak orang yang bekerja di luar daerah dan banyak yang mudik ke kampung…kemarin ada yang pulang dalam kondisi sakit. Karna kurangnya sosiali sasi anak anak sekolah pun bermain seperti biasa bergerombol. saya dari linggasari darangdan Purwakarta. Meskipun di daerah saya tidak ada yang terjangkit. Tapi apa salahnya untuk mencegah dan menjaga… karna ditakutkan ada orang yang positif tanpa gejala.

3 Likes

saya setuju seperti nya di tempat saya tinggal msh kurang edukasi atau malah lebih anggap sepele mungkin bs dipantau dgn team2 polsek terdekat at satpol pp sy tinggal di apartemen the suites@metro msh sering liat berkeliaran pendatang baru at segerombolan anak2 di bawah umur keluar msk area apartemen bahkan mungkin banyak yg tdk memakain masker kelihatan nya manajemen disini pun krg tegas mengahadapi nya

Saya setuju,di tempat saya pun masih cukup banyak yang berkeliaran di jalanan hanya untuk nongkrong walaupun di jawa barat ini telah dilakukannya PSBB seperti yabg dikatakan pemerintah tapi didaerah saya kurangnya edukasi dan wawasab mengenai PSBB dan Covid 19 itu sendiri tolong dibantu orang yang membaca ini agar tidak asa salahnya mencegah daripada sudah terlanjur terima kasih

sama di kota bogor juga masih ramai kendaraannya malah dari arah jakarta dan masih banyak yg kumpul di pinggir jalan… Hatusnya ada ketegasan dari pemerintah supaya orang2 tetap dirumah… Penularannya sudah semakin parah dan banyak jatuh korban tapi yg sehat malah nganggap enteng virus ini… Klo lihat di tv baru laporan yg terdeteksi bagaimana kalau yg terlihat sehat tapi ada virusnya malah bersliweran bagaimana mau hilang virusnya… Mohon untuk pencerahannya pa gubernur… Terimakasih

Di tempat ku masih banyak yang keliaran dan rata2 pedagang, dengan alasan mereka butuh makan dan sosialisasi nya kurang, apalagi bantuan tidak ada sama sekali, mereka pun sebetulnya mau diem di rumah kalau bener bener ada bantuan yang layak, bantuan sudah ada tapi hanaya untuk warga asli, ini kejadian di daerah sukaresmi, yang perantau bener-bener menjaga dan mengikuti apa-apa yang dib instruksikan pemerintah tapi masyarakt sekitar masih ada yang nongkrong2 lebih dari 4 orang

Dsnipun jelekong baleendah bandung sama msih dilakukanny pengajian ya wlwpn blm zona merah apa salahnya mncegah. Alasanny ada Allah. Pdahal sdah dcontohkan bgaiamana dlu nabi ktika sdng wabah tpi msih aja bebel ya Allah