Tidak nenerima bansos provinsi tahap kedua

Kenapa bansos provinsi pertama dapat sedangkan yang kedua tidak dapat kenapa bisa begitu sedangkan saya sangat membutuhkanya karena sampai saat ini blm dapat penghasilan.mhn penjelasanya…trima kasih

Sampurasun wargi Jabar.

Izinkan kami menjelaskan mengenai penyusutan yang terjadi pada penyaluran bantuan sosial tahap 2. Secara umum Kabupaten Bapak Ibu mengalami penyusutan sebesar x% dari pengajuan tahap 1 ditambahkan dengan tahap 2. Atau apabila dirata-ratakan per desa/kelurahannya mengalami penyusutan sebesar : x.

Mengapa hal ini terjadi?

Berdasarkan evaluasi dan aduan yang diterima hotline bantuan sosial selama penyelenggaranan Bansos Tahap 1, ditemukan banyak sekali permasalahan yang terjadi diantarnaya adalah data tidak lengkap dan sesuai persyaratan administrasi serta mengalami penerima bantuan ganda. Atas hal tersebut, maka untuk penetapan tahap 2 ditetapkan Ketentuan Penerima Bansos Provinsi Non DTKS sebagai berikut:

  1. Bansos Provinsi di berikan kepada keluarga bukan individu
  2. Kepala Keluarga memiliki NIK dan nomor KK
  3. 1 Keluarga (Dalam 1 KK), mendapatkan 1 bantuan, (untuk penetapan tahap 2 yang sudah pisah
    rumah di beda lokasi akan mendapatkan hanya 1 bantuan di daerah asal KK, da
    hal ini juga otomatis menghilangkan penerima individu dibawah 17 tahun)
    4.Tidak Menerima Jenis Bantuan lain (7 Pintu Bantuan lainnya : PKH, BPNT, BPNT Perluasan, BST Kemensos, Banpres, Banprov DTKS, Ban kab/kota, dan Dana Desa)
  4. Tidak Ditolak di Sapawarga oleh RW dan Pemerintah Desa (Cek status dapat dilakukan di Sapawarga RW atau Admin Desa Sapawarga)
  5. Bukan merupakan keluarga dari kepala keluarga yang memiliki profesi berikut “ANGGOTA BPK”, “ANGGOTA DPR RI”, “ANGGOTA DPRD KAB.”, “ANGGOTA DPRD PROP.”, “ANGGOTA MAHKAMAH KONSTITUSI”, “KEPOLISIAN RI (POLRI)”, “PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)”, “TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI)”)
    7.Tidak Diadukan sebagai warga pindah
    8.Tidak Dilaporkan sebagai penerima gagal salur pada penyaluran bansos tahap 1
  6. Jika sudah memenuhi syarat di atas namun masih tidak terdaftar sebagai penerima bansos, maka orang tersebut tidak lolos syarat administrasi karena data yang diterima tidak sesuai format.

Adapun beberapa ketentuan lanjutan terkait distribusi adalah sebagai berikut :

  1. Apabila kepala keluarga yang tercantum pada penerima bansos telah meninggal, maka bansos hanya dapat diterima apabila masih terdapat ahli waris keluarga.
  2. Apabila terjadi double bantuan maka barang tersebut harus di retur.
  3. Penerima tahap 1 yang mendapatkan bansos melalui pengalihan bantuan akibat double bantuan tidak akan mendapatkan bantuan pada tahap 2, kecuali masuk dalam daftar penerima.

Apabila terdapat masyarakat yang merupakan masyarakat terdampak COVID 19, dianggap telah memenuhi syarat ketentuan penerima bansos namun tidak terdaftar pada penetapan tahap 2, maka dapat melakukan pendaftaran ulang pada verval tahap 3 melalui Sapawarga. Verval dan pendaftaran digital via Sapawarga akan membantu meminimalisir kesalahan pendataaan yang terjadi.

Hatur nuhun.

Dari tahap 1 tahap 2 belum dapat bantuan,
9 pintu bantuan tak 1 pun yg aku dapat.
Apakah di tahap 3 juga tidak dapat.
Mohon di cek no NIK 3212081308840003 belum dapat bantuan dari 9 pintu bantuan.
Keluarga kami membutuhkan bantuan.
4 bulan selama pandemi tidak jualan dan bantuan tidak ada.

Sya jga tahap prtma dpet bansos thap kdua nggk knp ya ?? Tp bbi sya thap prtama dpt thap kdua dpt …pdhal bbi sy org ada .org mampu …sdngkan sy hnya ngdelin gji pbrik itu pun dpkai mnghidupi anak dan org tua …kdang ada jg yg dpt uang dna buat dagang …pdhal sya jg dagang minyak goreng tapi gk dapet mlah sbliknya yg gk dagang mlah dpt

Sampurasun teh @Ira_Apriyani. Terkait banprov sudah selesai proses salur. Untuk mendapatkan bantuan harap melapor ke pengurus rt/rw setempat untuk di alokasikan di pintu bantuan lainnya. Hatur nuhun.